Hari raya idul fitri telahtiba, setelah satu
bulan romadhon berlalu. Hari kemenangan, kesucian. Semua umat islam
merayakannya. Gema takbir dimana-mana. Rumah-rumah dibuka, depenuhi
makanan-makanan, menerima para tamu yang ingin bersilaturahim, baju baru,
sandal baru,dan acecoris lainnya yang tak biasa dipakai setiap hari,
dikarenakan hari raya. Pakaian-pakaian muslim yang indah dan banyak ragamnya
dikarenakan hari raya idul fitri. Dunia gemerlap, nampak sinar dimana-mana,
untuk membersihkan dosa sesama hak adam. Makanan dimana-mana melimpah ruah.
Pasar malam sangata ramai dikunjugi masyarakat, untuk bersenang-senang untuk
menghabiskan sangu bodo (kata orang jawa). Rumah para tokoh-tokoh agama, tokoh
masyarakat, dan pejabat banyak dikunjungi masyarakat.
Namun kita harus
berhati-hati jangan sampai kebaikan di bulan ramadhan terhapusdengan adanya
hari raya. Setelah satu bulan berpuasa, ada sebagian orang yang menggunakan
hari raya untuk makan sepuas-puasnya, sehingga penyakitpun senang menghampiri
mereka. Bagi orang-orang kaya harta, tapi kurang iman, hari raya merupakan
ajang pameran, degan pakaian bagus, dandanan yang glamour, mobil bagus, mereka
dengan sombongnya memamerkan hal itu saat sholat 'id



Tidak ada komentar:
Posting Komentar