Sabtu, 20 Agustus 2011

RAMADHAN


Bulan ramadhan, bulan yang suci telah menjemput kita. Dia datang dengan menawarkan berjuta anugrah, karunia, kenikmatan dan ampunan dari allah SWT. Syahrun mubaarok, bulan penuh berkah. Bagi siapa itu? Tentu bagi orang-orang muslim yang menunaikan hak dan kewajibannya sebagai muslim. Bagi orang-orang yang mengharapkan surga, mengharapkan kebaikan dan keselamatan dunia akhirat, mengharap ridlo Allah SWT dan ingin selamat dari neraka. Dia ingin menjadi muttaqiin yang muhlasin, sesuai kehendak sang pencipta.
            Ramadhan juga banyak membawa keberuntungan bagi umat lain (non muslim) dan semua orang islam walaupun dia hanya islam KTP. Karena memang Allah maha pengasih kepada semua hambanya, meski hamba itu tidak taat pada-Nya, bermaksiyat, tidak sholat, tidak puasa dsb. Mereka tetap diberi hak hidup, meneguk kesenangan dunia, menikmati rizqi-Nya, menggunakan semua fasilitas-fasilitas-Nya, walau mereka melupakan Allah, Allah tetap memberi Rizqi yang melimpah bahkan terkadang melebihi mereka yang taat. Memberi ilmu pengetahuan dan kekuatan sehingga menguasai dunia ini, bahkan mereka tak segan-segan membantai umat islam, membodohi mereka dan banyak usaha-usaha untuk melemahkan agam islam dari pemeluknya.
            Ramadhan bagi kita umat islam, seharusnya kita gunakan sebaik-baiknya untuk mohon pengampunan-Nya, bertaqorrub pada-Nya dengan memperbanyak amal ibadah. Kita introspeksi, di 11 bulan yang lalu, barangkali banyak kesalahan- kesalahan, keteledoran- keteledoran, yang kita lakukan. Pada bulan ini harus kita perbaiki untuk selanjutnya kita bawa kebaikan- kebaikan itu untuk hari-hari berikutnya. Siapa tahu ini ramadhan terakhir bagi kita ? tak ada yang menjamin bahwa kita masih akan bertemu dengan Ramadhan yang akan datang, meski kita berharap demikian.
            Ramadhan membawa keberkahan bagi fakir miskin. Denagn memperoleh zakat, infaq dan shodaqoh dari aghniya', maka bisa mengganjal perut mereka, yang biasanya agak keroncongan. Baju-baju yang lumayan bagus atau pantas pakaijuga lebih mudah mereka dapatkan dari para dermawan.
            Bagi ahli qubur, ramadhan adalah yang sangat ditunggu-tungu. Menurut riwayat, siksa ahli qubur pada buan ramadhan diistirahatkan. Kubur banyak dikunjungi keluarga-keluarga mayit, dibersihkan dan ditaburi bunga, mereka ingat akan jasa-jasa leluhurnya yang telah menghadap sang pencipta.
            Orangf-orang yang berpenyakit non virus, non bakteri, biasanya karena kebanyakan makan dan makanan tertentu seperti, diabet, kolesterol, asam urat, dsb, dengan puasa ramadahan yang benar dan bisa mengendalikan nafsu makan saat berbuka sampai dengan sahur, pasti penyakit-penyakit itu akan berkurang.
            Namun saudaraku, kalau kita lihat disekitar kita sangat banya kuslim yang tidak berpuasa dengan sejuta alasan. Warung makan banyak yang buka siang hari & melayani siapa saja yang ingin makan, tanpa merasa malu atau bersalah. Tempat-tempat maksiat seperti cafĂ©, karaoke tetap buka walaupun jamnay dibatasi. Orang berpacaran juga tetap banyak. Penawaran-penawaran yang bernilai dibulan ramadhan sama sekali tak masuk atau terpikir di benak mereka. Mereka asyik-asyik saja, santai-santai saja. Mungkin hal-hal seperti ini yang mengundang murka allah SWT. Musim yang tak sesuai dengan biasanya, rizki yang tak barokah, pemimpin yang dholim, gagal panen, banayk penyakit-penyakit aneh dsb.semua itu sebagi teguran Alah kepada kita supaya kita kembali ke jalan-Nya.

Mari kita renungkan….

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes